Tampilkan postingan dengan label UANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UANG. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Mei 2014

STRATEGI MEMBUAT USAHA KATERING MODAL KECIL

Strategi dalam membuat usaha katering sangat diperlukan terutama jika anda tidak mempunyai cukup modal untuk memulai, bisa dibayangkan jika anda hanya memiliki uang hanya Rp 500 000 kira-kira apa yang harus dilakukan lebih dulu ?....beli peralatan / bikin brosur / bikin spanduk/ bangun dapur khusus, Memperkaya pengetahuan kuliner,  dll, apa kira-kira cukup dana  anda ???.

Anda pasti kebingungan mau mulai dari mana ya dan apa bisa dengan modal cumin segitu jangan putus asa tetap semangat karena tidak ada yang tidak bisa di dunia ini pokoknya * semangat, tetap konsisten, fokus, yakin dan jangan lupa berdoa semua pasti bisa, anda jangan melihat katering yang sudah jalan lebih dulu dan besar  omzetnya apa lagi yang sudah menerima pekerjaan catering melalui tender di instansi dengan nilai ratusan juta bahkan milyar mereka dulu juga pertama pasti sama cuma ada yang punya modal berlebih ada yang sedang bahkan pasti ada yang minim sekali iyakan !!... nah sekarang  coba anda mengatur strategi bahwa modal kecil juga bisa dan tidak kalah dalam mencari order ….wah sudah nambah ini modal  anda yaitu  : Rp. 500 000 + *tetap konsisten, fokus  semangat jangan lupa berdoa.

Ok sekarang kita bahas Strategi untuk memulai usaha katering anda, yang pertama harus dilakukan  adalah  INDENTIFIKASI PASAR, …anda harus bertindak seperti Pak Polisi dalam memecahkan kasus tetapi ini harus dilakukan agar nanti jelas jenis usaha katering apa yang harus kita lakukan sesuai dengan modal anda.
Perhatikan jarak sekitar radius 3 kilometer dari sekitar rumah anda siapa yang butuh jasa usaha katering jadi kalau lebih tepat anda  buat peta untuk calon konsumen( ini kalau istilah bisnisnya kita mapping ), yang butuh
1.Sekolah                               
2.Asrama
3.Perkantoran
4.Pertokoan
5. Rumah sakit
6. Kost
7.Rumah tangga
8.Pabrik
9.Tempat Hiburan
10. Gedung tempat acara perkawinan
11. Penginapan.
12. Hotel.
13. Dll.

Anda atur strategi satu persatu, yang pertama adalah sekolah yang ada disekitar anda apa saja
TK ada berapa, SD ada berapa,SMP ada Berapa, SMA ada berapa jumlahnya, Perguruan Tinggi ada berapa kemudian mulai anda bertindak seperti Pak Polisi dalam mencari data berapa jumlah siswa setiap sekolah kalau sudah dapat baru anda bikin tabel  sederhana apa  yang bisa ditawarkan ke kelompok sekolah contohnya seperti ini :







apakah di tingkat sekolahan ada kemungkinan ada pemesanan prasmanan…… jawabannya ada karena even yang  di kejar bukan hanya di sekolahan tetapi sampai dirumah siswa seperti acara sunatan, ulang tahun, selametan kelulusan, atau event  khusus model acaran seperti ini  menggunakan makan prasmanan untuk undangan,  coba anda lihat table berikut ini dengan asumsi dalam radius 3 kilo meter di sekitar rumah anda ada sejumlah sekolah dengan asumsi jumlah siswa seperti berikut ini :




Yang perlu anda perhatikan adalah tulisan berwarna biru terutama pada kolom pembayaran,……anda belanja sudah pake uang konsumen sebesar 40 %  yang sudah dibayar sebagai uang muka ( DP ), kemudian 1 hari sebelum acara sudah dibayar lunas. Bila hanya anda punya modal Rp 500 000 saja sudah bisa membuka usaha catering, dan Karena masih sedikit target pesanannya jadi masih bisa menggunakan peralatan masak rumah anda sendiri belum perlu  investasi untuk peralatan masak .
Anda bisa membuat table sederhana dalam investigasi pasar di sekitar yang  sekiranya cukup membuat usaha catering dengan modal kecil saja, jadi anda harus sepakat bahwa tidak ada yang tidak bisa di dunia usaha catering, kenapa anda harus melakukan investigasi di sekitar rumah anda dalam radius 3 km, ...karena pasti de sekitar anda pasti lebih banyak anda kenal orangnya maupun situasi medannya seperti : saudara, teman, kelompok arisan, warga kampung sekitar dan lain lain. sedikit informasi bahwa masyarakat kita sekarang sudah melek Informasi Tehnologi jadi mereka sebelum mencari katering untuk kebutuhannya mereka biasanya mencari dulu di dunia maya lewat internet, jadi kalau anda mau lebih cepat lagi mengenalkan usaha katering nya manfaatkan juga dunia internet bisa melalui website, blog atau beriklan diinternet banyak disana dan juga ada yang gratis, untuk menjelaskan iklan online saya kurang mahir dalam dunia internet kalau anda mau belajar gratis ada teman saya yang memberikan fasilitas belajar dan bimbingan, bisa di coba anda klik alamatnya dibawah ini :

http://www.RahasiaWebsitePemula.com/?id=ARIFANDI

anda bisa belajar juga untuk menjadi pengusaha katering yang mengikuti jaman alias tidak Gaptek sekarang sudah jaman digital jadi kalau kita masih berkutat dengan cara konvensional bisa kalah cepat cari ordernya,setelah itu dalam menjalankan usaha katering yang paling penting adalah PROMOSI, PROMOSI DAN PROMOSI.

Tetap semangat
Selamat berjuang
Sukses adalah milik semua

Kamis, 21 Mei 2009

SURAT IJIN USAHA KATERING

Dalam menjalankan usaha katering memang idealnya surat perijinan usaha dimiliki sesuai dengan persyaratan dan peraturan pemerintah, walaupun banyak yang berangkatnya dari hobby tetapi tidak ada salahnya mengurus legalitas perusahaan. Karena nantinya bila mendapat pekerjaan dari instansi Pemerintah persyaratan kelengkapan ijin usaha sangat dibutuhkan dan yang paling harus diperhatikan adalah memiliki NPWP ( nomor pokok wajib pajak ) dengan membayar pajak berarti usaha katering yang dijalankan ikut membangun Negara ini….jaman segini belum punya NPWP apa kata dunia…?????.





Sedikit informasi bahwa sekarang ada peraturan pemerintah bahwa untuk melakukan jual-beli tanah harus mempunyai NPWP, fiscal keluar negeri juga begitu dll…yah jadi tidak ada salahnya mulai sekarang mengurus NPWP …ngurusnya susah ?, pake bayar ?, prosesnya lama ? …. Jawabannya adalah semua tidak benar karena pengalaman saya mengurus cukup dengan KTP hari itu juga selesai dan GRATIS, sekarang disetiap kantor pajak ada informasi yang bisa didapat langsung dari AR (acount representative) kayak coustumer servis di Bank, mereka digaji untuk menjelaskan kepada masyarakat jadi gak usah segan kepada mereka tanya terus sampe jelas…bila perlu tiap hari mereka malah seneng berarti mereka ada kerjaan…he he he itung itung kursus gratis tul gak..!

Untuk mengurus dokumen surat ijin usaha harus sesuai urutannya karena memang begitu aturan mainnya dan prosesnya gampang pokoknya yang mengurus punya KTP semua beres, urutan mengurusnya adalah:

- Memilki KTP
- Bikin surat domisili usaha ke RT-RW terus Kelurahan
- Ijin HO
- AKTE perusahaan di Notaris
- NPWP di Kantor pajak
- SIUP ( surat ijin usaha perusahaan ) di Dinas Parawisata
- TDP ( tanda daftar perushaan ) di Dinas Perindustrian

untuk melengkapi dokumen surat ijin usaha katering bisa dilakukan sambil jalan yang penting RT-RW dulu kalau sudah lengkap dan usahanya berjalan baik sesuai rencana jangan lupa menjadi anggota APJI (asosiasi perusahaan jasa boga Indonesia), untuk mendapat pekerjaan di perusahaan swasta terutama PMA mulai tahun 2009 sudah mulai meminta persyaratan dilengkapi dengan sertifikat APJI.
Untuk mendapatkan sertifikat APJI kelengkapan yang harus melengkapi dokumen sebagai berikut :



PERSYARATAN UNTUK PERUSAHAAN
MENJADI ANGGOTA DAN MENDAPATKAN
SERTIFIKAT
“ASOSIASI PERUSAHAAN JASA BOGA INDONESIA”
“ Certificate of Ordinary Member “

- Memiliki usaha yang berkaitan dalam dunia Jasa Boga
Seperti : catering,kantin,sewa peralatan,supplier,pelaminan (dekorasi)
dan Jasa Boga lainya.
- Mengisi Formulir keanggotaan
- Melampirkan foto copy perijinan dan legalitas
- Akte perusahaan yang bergerak dibidang JasaBoga
- Surat Ijin Usaha dari Departemen Parawisata
- Tanda Daftar Perusahaan ( TDP ) dari Departemen Perindustrian
- NPWP & PPh Departemen Keuangan
- Surat Keterangan Domisili Perusahaan
- Surat persetujuan lingkungan / tetangga ( HO )
- Sertifikat Hygiene Sanitasi Jasa Boga dari dinas Kesehatan
- Foto copy KTP Pemilik perusahaan / Direktur
- Membayar uang pangkal sesuai klasifikasi perusahaan
- Membayar iuran wajib 1 tahun pertama sesuai klasifikasi perusahaan
( Kep Men Kes 715 tahun 2003 )
- Membayar iuran sukarela


Dengan mempunyai kelengkapan dokumen ijin usaha katering berarti sudah bisa mencari order di istansi Pemerintah atau Perusahaan Modal Asing (PMA) atau paling tidak persiapan untuk 5-10 yang akan datang bila nantinya sudah diberlakukan peraturan tidak perlu mengurus lagi, dan yang perlu di ingat sekarang Negara kita sudah masuk di masa era pasar bebas jadi siapa saja dan dari negeri mana saja bisa bersaing bebas mencari pekerjaan jasa boga di Indonesia.
Kebayang gak…kalau kira kira yang melayani pesta di gedung gubernuran tapi yang melayani kateringnya cabang perusahaan dari Malasiya atau singapura, menunya ada rujak cingur yang bikin kokinya orang Phillipina….uhhh kacau dunia…..
Masalah ini perlu dipikirkan mulai sekarang, semoga sukses





Kamis, 14 Mei 2009

USAHA KATERING BISA MENDAPATKAN UNTUNG BESAR ASAL SERIUS DAN TERORGANISIR

Untuk memulai sebuah USAHA KATERING tidak perlu memulai dengan melakukan investsi yang besar, untuk menjalankan dari awal bisa dengan modal yang relatif kecil anda bisa coba dengan merencanakan menerima pesanan prasmanan yang jumlahnya tidak banyak sekitar 25 sampai 50 pax. dengan menu tidak terlalu banyak ragamnya atau nasi box.

Pemesan yang jumlahnya tidak terlalu besar biasanya bisa didapat dari saudara, teman, tetangga, atau kelompok sosial disekitar rumah.


Karena dengan jumlah pesanan kecil dapat memanfaatkan dapur rumah agar biaya investasi bisa ditekan sekecil mungkin, seperti sebagian peralatan masak dan biaya operasional memanfatkan milik sendiri.

Membuat daftar peralatan masak milik sendiri yang bisa dimanfaatkan :

Lokasi masak : Dapur milik sendiri

1. 2 unit Kompor gas .
2. 1 unit Danang masak nasi
3. 4 buah Panci
4. 4 unit Wajan
5. 1 unit Blander
6. 3 buah Telenan
7. 3 Pisau potong
8. 1 Pisau daging
9. 1 Ketel air
10. 3 buah Sodet/sutil
11. 2 Sendok sayur
12. 1 buah Cobek / uleg- uleg
13. 2 Baskom
14. 1 Ember

Jika peralatan untuk masak yang belum ada dalam daftar bisa menambah sendiri.

Untuk melihat bila memulai investasi dari awal berapa besar jumlahnya peralatan yang sudah didata , dan sudah berapa besar investasi peralatan sendiri yang bisa digunakan untuk menghemat modal untuk memulai usaha catering.

Setelah membuat daftar peralatan yang sudah dimiliki perlu juga menyiapkan hasil masakan akan dikemas dengan apa ..?

Pesanan untuk nasi box / kotakan berarti yang harus disiapkan :

1. Box berbahan karton ada berbagai macam ukuran tergantung kebutuhan
2. Mika untuk menempatkan hasil masakan agar tidak menempel di box
3. Sendok plastik
4. Tissue
5. Plastik untuk bungkus kerupuk
6. Tas plastik ( kresek ukuran box )

Pesanan untuk prasmanan berarti yang harus disiapkan :

1. Kontener plastik ukuran sesuai kebutuhan untuk membawa hasil masakan.
2. Panci ukuran sesuai kebutuhan untuk membawa hasil masakan yg berkuah.
3. Termos nasi ukuran sesuai kebutuhan.
4. Wadah kecil-kecil untuk membawa pernak pernik masakan seperti acar,sambel,dll.
5. Jika bisa membawa kompor kecil untuk memanasi masakan berkuah apabila acara mundur tidak sesuai jadwal karena yg berkuah butuh waktu lama untuk dipanasi.


Peralatan servis / peralatan saji :

Tidak perlu investasi / beli untuk peralatan saji lebih baik sewa sekarang sudah banyak jas persewaan peralalat servis / saji karena selain harganya mahal juga perawatan perlu biaya besar, saran bila usaha katering sudah bisa jalan baik silahkan investasi peralatan saji. Kecuali alat pendukung seperti kain lap, ciran pembersih meja, kain pel, dll.

Tenaga kerja :

Untuk usaha catering yang menerima pesana prasmanan atau nasi box biaya untu tenaga kerjanya juga dilakukan sesuai pesanan upahnya dibayar peracara …nah disini juga kita untuk sementara tidak terlalu direpotkan untuk mengangkat karyawan untuk memulai tenaga kerjanya bisa mengajak teman / saudara / tetangga / tenaga masak yang sudah mahir ( Koki ) besarnya upah sesuai perjanjian.

Untuk tenaga kerja acara pesta / prasmanan yaitu Waiters (pelayan) juga bibayar peracara mereka bekerja hanya pada persiapan acara sampai dengan selesai ( semua peralatan kembali sampai dirumah ), tenaga kerjanya bisa mengajak teman / saudara / tetangga / casual dari sekolah / kursus perhotelan di kota anda.

Untuk tenaga akuntasi / pembukuan sebaiknya dilakukan sendiri untuk belajar dan kalau membayar orang nantinya sudah bisa mengontrol pembukuan karena pernah melakukan sendiri.

Saran :
Sebaiknya menerima pesanan catering untuk pemula yang event / acara seperti nasi box atau acara pesta karena persiapannya bisa dilakukan lebih awal dan acaranya hanya sekali itu saja sesuai pesanan, modal belanja bahan bisa minta uang muka ..?% sesuai perjanjian, tenaga kerja yang membantu juga per event/acara bayarnya…pokoknya gampangnya gini loh selesai acara kita bisa istirahat untuk evaluasi sebelum menerima pesanan berikutnya …nah nanti kalau semua permasalahan sudah bisa di atasi…pesanan bisa ditingkatkan dalam 1 minggu terima berapa event/acara.

Pesan :

Jangan lupa dalam usaha katering yang sangat perlu diperhatikan adalah Sanitasi & hygenitas untuk menghindari hal-hal yang tidak dininginkan.


Sudah bisa membayangkan kira kira harus bagaimana untuk memulai. tunggu apalagi..??

ANAK PANAH TIDAK AKAN TAJAM BILA TIDAK LEPAS DARI BUSURNYA


Jumat, 01 Mei 2009

ATASI PHK DENGAN USAHA KATERING

AWAS ..!!! SUDAH SIAPKAH ANDA KEHILANGAN

PEKERJAAN..?

KENAPA HARUS RESAH..BINGUNG ..MARAH..FRUSTASI…..


Seperti yang terjadi di Surabaya terakhir ini dan diberitakan dalam Koran Jawa Pos 2 Mei 2009 peristiwa seperti ini sudah menjadi rutinitas kehidupan sebagian masyarakat yang statusnya karyawan sebuah perusahaan, perasaan takut,resah,bingung,marah,galau….untuk menjalani kehidupan selanjutnya bagaimana..????

Sudah saatnya berpikir untuk mencari Solusi yang cerdas sebelum semua terjadi karena situasi perekonomian Indonesia yang sedang gonjang ganjing dan tidak dipungkiri angka pengangguran terus meningkat belum ada tanda – tanda untuk turun ..”kok turun tetep aja gak bisa dan sampai kapan……oh kejamnya dunia?”

SOLUSI YANG PALING TEPAT ADALAH : “ MEMBUAT USAHA KATERING “
Untuk mendapatkan tips & triknya bisa lewat blog ini saya akan berbagi pengalaman, jika anda tinggal di Surabaya silahkan datang kekantor kami atau tempat produksi untuk melihat secara langsung dan tidak hanya di tempat produksi saja anda bisa juga ikut dalam persiapan untuk menata gedung acara untuk paket perkawinan agar lebih jelas karena dengan melihat langsung aktifitasnya akan lebih mudah untuk dipahami, tidak ada yang tidak mungkin segera buat pertimbangan dengan keluarga/teman dekat, susun rencana yang jelas dan segera buat keputusan sebelum anda terikut seperti dalam gambar foto ini yang dirilis Jawa Pos Tanggal 2 Mei 2009...aduuuh jangan sampai deh..!
Jawa Pos tanggal 2 Mei 2009”






Pemprov Jatim Berupaya Agar Tidak Terjadi PHK Masal



“Kutipan berita Koran Jawa Pos tanggal 2 Mei 2009”

SURABAYA - Ancaman PHK masal selalu menjadi isu dalam setiap peringatan Hari Buruh yang jatuh kemarin (1/5). Masalah itu coba dicarikan solusi oleh pemerintah provinsi. Gubernur Soekarwo berjanji membuat surat edaran ke seluruh perusahaan di Jatim agar tidak melakukan pemberhentian masal.

Janji Soekarwo itu disampaikan setelah menerima perwakilan buruh yang melakukan aksi demonstrasi di depan kantor pemprov kemarin. Mantan Sekdaprov tersebut bahkan salat Jumat bersama para demonstran.

Dalam pertemuan dengan Soekarwo dan Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, perwakilan buruh mengeluarkan unek-uneknya. Di tengah kondisi ekonomi yang sedang krisis, PHK masal merupakan momok yang paling ditakuti buruh. Nah, masalah itu langsung direspons Soekarwo. Dia meyakinkan bahwa pemprov akan melakukan sejumlah langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan buruh, termasuk solusi dari PHK masal.

''Kami akan mengeluarkan surat edaran kepada kabupaten/kota agar melakukan upaya penyelamatan usaha sehingga tidak terjadi gelombang PHK masal,'' kata Soekarwo. Surat itu akan dibuat dalam tempo dekat. Dia juga berharap agar surat edaran tersebut diteruskan kepada pengusaha.

Menurut Soekarwo, pemberhentian karyawan memang hak perusahaan. Namun, dia meminta agar pengusaha tidak hanya mementingkan peningkatan deviden, tetapi berdampak pada PHK masal.

Soekarwo lantas mencontohkan solusi atas permasalahan buruh di Jepang. Menurunnya omzet sejumlah perusahaan tidak langsung ditindaklanjuti dengan pemecatan. Perusahaan dan buruh diajak duduk bersama untuk mencari solusi. Dengan demikian, terjadi kesepakatan upah buruh yang diturunkan.

''Saya pernah membacanya di suatu jurnal ekonomi. Ada perusahaan Jepang yang buruhnya siap upahnya turun beberapa persen, asal tidak ada PHK. Pihak perusahaan juga secara terbuka menjelaskan masalah keuangan perusahaan. Kalau antara buruh dan pengusaha bisa menjalin kerja sama yang baik, saya yakin PHK masal bisa dihindari," jelas Soekarwo.

Selain mengirimkan surat edaran, pemprov berjanji membentuk dewan industrialisasi daerah. Dengan demikian, seluruh permasalahan buruh dan perusahaan bisa dibahas di lembaga tersebut. Usul pembentukan dewan industrialisasi juga merupakan tuntutan dari demonstran yang kemarin mendatangi kantor pemprov.

''Yang pasti, semua tuntutan akan kami pertimbangkan. Kalau kami berwenang, kami akan laksanakan. Tapi, kalau itu kewenangan pusat, kami tidak bisa,'' tegasnya.

Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Menggugat (ABM) Jatim seharian kemarin berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jatim. Dalam aksinya, mereka menyerukan berbagai tuntutan. Di antaranya, meningkatkan penganggaran untuk meningkatkan kesejahteraan buruh, mendukung pembubaran pengadilan hubungan industrial, dan menurunkan outsourcing di perusahaan.

Respons gubernur yang menerima perwakilan buruh itu disambut positif demonstran. ''Sepanjang sejarah, baru kali ini gubernur dan wakil gubernur menerima perwakilan buruh,'' kata koordinator aksi, Jamaludin. (fid/oni)




Kamis, 30 April 2009

USAHA KATERING ADALAH SOLUSI TEPAT

PHK & PENSIUN DINI .. SIAPA TAKUT..??

Semakin banyak orang bersetatus pengangguran dan semuanya bukan hanya karena belum dapat lepangan pekerjaan tetapi ada juga akibat dari PHK dan Pensiun dini mungkin karena ada penciutan karyawan diperusahan, huhh…belum lagi yang baru lulus sekolah mulai dari tinggat SLA sampai S2 makin menumpuk menambah angka pengangguran sementara pemerintah belum bisa banyak membantu memberikan solusi atau lapangan pekerjaan untuk menekan angka penggangguran di Negara ini…masih mau menunggu sampai kapan…????? Keburu tua bro.

Ada satu buku yang membahas mengenai masalah ini yang dilengkapi dengan pengalaman nyata serta perencanaan menyiapkan diri sebagai wirausaha yang siap terjun kelapangan judul buku itu adalah : PHK dan PENSIUN DINI siapa takut ? memang situasi pengangguran adalah momok yang paling menakutkan sebagaian orang yang tidak siap untuk berhenti bekerja menjadi karyawan, Tetapi orang cerdas bisa membuat solusi yang pintar dan menciptakan lapangan pekerjaan sebenarnya banyak peluang usaha yang bisa direncanakan dan dirintis dengan serius seperti yang tertulis dalam buku diatas.


Tinggal sekarang bagaimana menjadi orang cerdas dalam membaca peluang usaha karena semua usaha belum tentu dapat dijalankan kita harus melihat situasi pasar yang tersedia, nah pertanyaannya sekarang peluang apa yang paling tepat …?

“ USAHA KATERING ADALAH SOLUSI TEPAT “

Karena usaha katering berhubungan langsung dengan perut yang paling tidak bisa diganggu gugat juga tidak terpengaruh dengan situasi ekonomi yang sering gonjang ganjing tidak menentu, terutama untuk katering paket perkawinan kecuali sudah tidak ada lagi orang yang mau menikah atau sedang terjadi perang besar…( perang dunia ke V kali ). Melaksanakan pesta pernikahan selalu harus ada wajib hukumnya bagi kebanyakan orang dalam seumur hidup niatnya hanya sekali menikah jadi tidak mungkin dilewatkan..nah gimmana yang kawin cerai kaya artis selama masih dirayakan tetap yang seneng kateringnya…he he he memang menyenangkan dunia ini.

Bentuk acara pestanya bermacam mulai dari sederhana sampai yang mewah dan usaha katering yang melayani paket perkawinan menerima pembayarannya lunas didepan …loh untuk berproduksi aja usaha katering sudah tidak perlu mengeluarkan modal awal…memang solusi yang tepat.

Saran saya bacalah buku PHK dan PENSIUN DINI siapa takut ? karangan “Joannes Widjajanto “ akan menambah wawasan kita dalam persiapan menciptakan lapangan pekerjaan …jaman segini jangan bermimpi lagi deh untuk mencari lapangan perkerjaan udah bukan masanya.
Sukses buat orang cerdas.




“ SIMAK BERITA INI…SEGERA BUAT KEPUTUSAN “

Jumat, 24 April 2009 | 07:51 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Ledakan penganggur berusia muda kini mengancam seluruh dunia. Dari 190,2 juta penganggur di dunia, 75,9 juta di antaranya berusia 15-24 tahun.
Mereka sebagian besar berada di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Pemerintah Indonesia harus memprioritaskan kebijakan yang berorientasi mengurangi penganggur.
Sinkronisasi dunia pendidikan dengan dunia kerja dan dukungan penuh industri kreatif tak bisa diabaikan. Para pengambil keputusan harus bertindak cepat supaya Indonesia tidak kebanjiran penganggur berusia muda.
Demikian isu yang mengemuka dalam konferensi angkatan kerja muda yang diselenggarakan Organisasi Buruh Internasional (ILO) di Jakarta, Kamis (23/4).
Pada acara itu juga diluncurkan Jejaring Angkatan Kerja Muda Indonesia (Indonesia Youth Employment Network/IYEN).
Koordinator Sekretariat Bersama IYEN Komara Djaya mengungkapkan, pemerintah kini memprioritaskan pendidikan kejuruan untuk menghasilkan tenaga terampil dan terdidik.
Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi sudah bekerja sama dengan Kadin untuk program pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja lulusan pendidikan formal.
Manajer Pelatihan Thiess Contractor Seskoadi mengungkapkan, pemda juga harus lebih berperan mendorong pendidikan kejuruan berbasis potensi lokal yang mampu bersaing di pasar kerja internasional.




Minggu, 26 April 2009

BOM DAN KEAMANAN RESTORAN

Belum lagi lepas dari ingatkan kita kasus bom Bali pada tahun lalu, pada 5 Agustus 2003, sekitar jam 12.30, bertepatan dengan sidang tahunan MPR, kita dikejutkan kembali oleh Bom yang menguncang kawasan Hotel JW Marriott di lingkar Mega Kuningan. Dimana sedikitnya 14 orang dinyatakan tewas dan sekitar 149 orang mengalami luka-luka. Kalau kita lihat kasus kedua buah bom ada kesamaan yaitu terjadi di depan restoran, kalau bom Bali di depan Paddy’s Club, sedangkan kalau di Hotel JW. Marriott di depan Restoran Sailendra, ketika orang banyak makan siang di sana. Ini menjadi pertanyaan kita apakah aman makan di restoran?


Berbeda dengan kasus bom and keamanan restoran diatas, kasus keamanan pangan “food safety’ kebanyakan cepat dilupakan oleh orang, seperti beberapa bulan yang lalu kita dihentakan kembali oleh berita tentang keracunan makanan, dimana jatuh korban 19 orang di rawa buaya (Kompas, 18 Juni 2003). Kejadian-kejadian keracunan seperti di atas bukan lagi menjadi hal asing bagi kita, terutama dalam beberapa tahun belakangan . Seperti kejadian keracunan masal yang menimpa anak anak sekolah dasar akibat menyantap PMTAS /Program Makanan Tambahan Anak Sekolah (Kompas 30 September 2000), keracunan makanan akibat mengkonsumsi jasa catering yang terjadi pada siswa SMP di Jawa Barat (Kompas 3 Juli 2000) dan banyak lagi kasus-kasus keracunan makanan yang terjadi pada karyawan perusahaan yang menggunakan jasa catering untuk konsumsi makanan karyawan.

Sekarang masalah keamanan pangan bukan hanya menjadi berita nasional tetapi sudah mengglobal, dengan kecangihan media komunikasi kejadian keamanan pangan di suatu negera akan segera berdampak di negera lain seperti masalah Mad Cow (sapi gila), GMO (Genetical Modified Organism), Antibiotik, Akrilamid pada penggorengan karbohidrat dan kasus dioxin menjelang pemilu tahun 1999.

Kejadian diatas kembali mengingatkan kita tentang pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap masalah keamanan pangan. Dengan banyaknya berita tentang keracunan dan keamanan pangan, masyarakat sudah mulai lebih perhatian terhadap hal ini. Dapat dilihat di mall dan resto-resto, banyak orang yang tidak percaya dengan hanya cuci tangan di westafel yang ada, dan mereka masih membawa sendiri cairan sanitasi untuk menyakinkan tangannya tersanitasi.

Sistem HACCP dan Jasa Boga

Sistem HACCP dengan terjemahan bahasa Indonesia Sistem Analisa Bahaya dan Pengendalian Titik Kritis adalah sistem yang awalnya dikembangkan oleh NASA (1960), Badan Antariksa USA ini menerapkan HACCP untuk meyakinkan makanan Astronot mereka terkontrol. Coba bayangkan apa yang terjadi apabila astronot di ruang angkasa keracunan makanan? pasti akan terjadi kekacauan. Sistem ini berkembang dan digunakan pada awalnya untuk makanan kaleng, yang memang sangat kritikal masalah keamanan pangannya. Baru pada awal tahun 1990-an, Sistem ini di kenal umum untuk industri makanan di seluruh dunia.



Sistem HACCP makin dikenal ketika Standard ISO 9000: 2000 mengadopsi HACCP, yang terdiri dari: Melakukan analisa bahaya, Menentukan titik kendali kritis, Menetapkan batas-batas titik kendali kritis, Prosedur monitoring, Tindakan koreksi, Prosedur verifikasi, dan dokumentasi.
Sedangkan Industri Jasa Boga, seperti Hotel, Restoran, Kafe, Katering atau disingkat dengan istilah HoReKa, menjadi trend di Indonesia. Franchasing Jasa Boga berkembang pesat, khususnya di Jakarta dan Surabaya. Banyak ditemukan Jaringan Restoran Siap Saji dan restoran tradisional dengan nama-nama baru seperti Quick Chicken, Wong Solo, RM Padang Sederhana dan banyak lainnya.

Bagaimana Menerapkan HACCP

Hal Utama yg terpenting dalam penarapan HACCP pada jasa Boga adalah Komitmen dari Pemilik usaha atau TOP Menejemen, tanpa adanya komitmen dari pemilik, sangat sukar sekali sistem ini dapat diterapkan. Selain itu sistem HACCP tidak dapat diterapkan tanpa ada program pelatihan yang baik. Kendala pada pelatihan karyawan adalah tingkat pendidikan dari karyawan jasa boga yang rendah, kadang-kadang SMP atau malah lebih rendah lagi. Sehingga perlu dibuat pelatihan yang ‘FUN’ mudah dimengerti oleh mereka, serta untuk memicu semangat dan kompetisi dari masing-masing individu harus ada ‘insentif’ untuk yang berprestasi.

Dokumentasi atau ‘checklist’ yang digunakan harus dibuat semudah mungkin, jangan terlalu banyak hal-hal yang harus di tulis. Sebaiknya tinggal pilih Ya/ Tidak, atau hanya melingkari saja. Selain itu dokumentasi sebaiknya jangan dalam bentuk lembaran, karena kalau dalam bentuk lembaran akan mudah sekali hilang atau tercecer. Sebaiknya dokumentasi tersebut di buat dalam bentuk buku yang mudah di bawah dan di simpan dengan ‘design’ yang menarik dan berguna bagi karyawan.
Pada awal penerapan sistem ini tentu banyak kendalanya, dan tidak tiba-tiba semua akan berjalan lancar, pasti ada kekurangan atau deviasi dan tahapan-tahapan yang harus dilalui. Untuk itu perlu dilakukan evaluasi dan audit untuk mengecek tingkat pelaksanaanya dan terus-menerus adanya perbaikan.

Jadi yang terpenting dalam pelaksanaan HACCP pada industri jasa Boga adalah Komitmen dari pemilik atau Top Managemen untuk menerapkan sistem ini, selain itu juga perlu adanya program pelatihan, pelatihan dan pelatihan yang kontinyu dan terpadu, dan evaluasi dari program yang diterapkan

Sumber :
Sesil Indera Kurnia
Pengamat Masalah Pangan

Kamis, 16 April 2009

BOM KULINER



Wuuiiik.!!!!
Kalau baca judulnya …sangat menakutkan bayangannya pasti ke para teroris .? bukan ..bukan ini yang akan di ulas adalah masalah dunia katering juga kok, kalau bom beneran itu kayak yang di cafĂ© grill fish Jimbaran wau…bener bener ngeri.
Sangat nyata sekali sekarang sedang berlangsung dan sepertinya gak akan berhenti semua berebut untuk melakukan dengan menarik perhatian dengan caranya masing masing, karena memang benar benar hampir semua masyarakat sangat antusias untuk melihat semua ini sampe sampe ada yang melakukan 7 hari penuh bahkan sampe ada yang mempertontonkan 2 kali dalam 1 hari. Memang beda tema/kemasan tetapi tetap usaha yang berkisar di dunia kuliner.
Salah satunya stasiun TV ini dikemas menjadi sedemikian rupa sehingga tidak hanya sebagai sebuah pembelajaran/informasi tetapi hiburan yang sangat menarik artis papan atas juga mulai banyak yang jadi chef dadakan untuk menjadi hostnya, terbukti dari jam tayangnya ada di jam yang ratingnya lumayan sehingga sponsor juga berebut untuk mensuport acara kuliner di stasiun TV Indonesia.

Kenapa saya memilih istilah Bom karena dengan dengar suara ledakannya saja sudah bikin keder apalagi kena langsung ….kebayangkan akibatnya, nah sekarang siapa yang kepengen kena BOM KULINER ..??? karena saya sudah merasakan sekarang akibat dari serangan bom kuliner sangat membantu dalam usaha katering saya apalagi mulai sering ditayangkan yang seputar katering karena tidak hanya katering di kota besar saja yang diangkat tetapi katering daerah juga mulai diangkat kelayar kaca.
Mudah mudahan dengan makin banyak acara TV seperti ini akan makin banyak lahir teroris katering untuk bikin bom usaha kuliner mulai dari yang bersekala kecil maupun besar, menjadi pejuang bangsa dalam mengatasi angka pengangguran dan upaya menciptakan lapangan pekerjaan.

Selasa, 31 Maret 2009

MENGAPA KATERING PESTA MENJADI PILIHAN

Banyak jenis Jasa Boga yang bisa menjadi pilihan tetapi katering untuk pesta yang menjadi pilihan saya, dengan melakukan pengamatan dilapangan dan mempelajari langsung kepada para pelaku maupun konsumen dibisnis ini akhirnya saya memilih jenis usaha yang satu ini. Walaupun pekerjaan untuk katering jenis pesta mempunyai keunikan yang tidak ada di jenis usaha lainnya tapi menurut saya kalau menjalankannya dengan konsep yang jelas pasti bisa jalan, kita tahu pada umumnya memang ada 2 cara dalam penyajian yang dilakukan untuk usaha catering yaitu prasmanan dan ada yang di dalam kotak (dos), rantang.
Untuk nasi kotak (dos) jumlah pesanan akan mempengaruhi waktu dan tenaga kerja proses produksi, dengan jumlah pesanan makin banyak berarti waktu yang dibutuhkan makin banyak, agak berbeda dengan katering untuk pesta karena cara penyajiannya (prasmanan) tidak seberapa berpengaruhnya bedanya lha wong yang makan ngambil sendiri...

Ada beberapa jenis usaha katering yang bisa dijalankan dalam memenuhi permintaan pasar tetapi akhirnya katering pesta menjadi pilihan saat itu karena waktu akan mulai usaha bener bener gak punya modal, dalam pemesanan catering pesta sudah menjadi sebuah aturan bahwa pembayaran ada DP (uang muka) dan seluruh pembayaran harus lunas sebelum acara. Sementara katering yang bukan untuk acara (event) butuh modal awal buat bayar karyawan dan biaya rutinnya lebih besar, yang paling besar adalah biaya untuk tenaga kerja, belanja,penyediaan peralatan, disinilah unikannya usaha katering acara (event) sebagian peralatan produksi bisa sewa apalagi untuk peralatan untuk penyajian seluruhnya oleh persewaan sudah disediakan sehingga tidak perlu ada investasi dalam peralatan.

Usaha catering dibagi menjadi dua yaitu :

2 Jenis Usaha Katering:

Rutin (langganan)
1. Industri :
• Rantangan / Tray
• Kotak / Bungkus
2. Rumah tangga / kost (rantangan)
• Rantangan / Tray
• Kotak / Bungkus

Acara (event) :
1. Pesta (prasmanan)
• Sunatan
• Slametan
• Ulang Tahun
• Seminar
• Perkawinan ( manten )
• dll

Saya coba bikin tabel sederhana dari hasil pengamatan :


klik untuk memperbesar

Karena Pembayaran katering Acara (event) lunas di depan maka berpengaruh dengan modal kerja, juga tenaga kerja jumlahnya sesuai besar pesanan dan waktu pekerjaan lebih pendek hanya pada tanggal acara.

Saya memulainya dengan acara-acara kecil seperti pesta ulang tahun, Sunatan, Slametan pindah rumah, dan awalnya konsumen yang saya garap dari saudara, teman, tetangga, dengan harapan dukungan dari mereka (support) biar lebih pede biar tambah yakin kalau nanti ada kurangnya kritik atau masukannya bisa dengan cara damai…he..he kayak kampanye Caleg aja.
Semoga pengalaman ini bermanfaat buat yang baca.

LANGKAH AWAL SAYA DALAM MEMULAI USAHA KATERING

 I. Survey lapangan untuk menentukan memilih jenis catering yang akan di jadikan usaha.

 II. Tentukan target pasar jangka pendek (dlm 3 bulan)

 III. Membuat peta pasar yg akan di garap ( mapping)

 IV. Inventarisir peralatan dan apa yang kita punya contohnya seperti :


1. Pengetahuan mengenai usaha Katering
• Kemampuan kita dalam ilmu kuliner
• Buku resep
• Sumber informasi lainnya mengenai kuliner...


2. Alat produksi yg dimiliki
• Lahan dapur
• Kompor
• Panci
• Dandang
• Wajan
• Pisau
• Papan telenan
• DLL

3. Sumber daya manusia
• Kepala Koki ( Istri & saya sendiri )
• Koki ( Istri & saya sendiri )
• Helper ( pembantu Rajang & Cuci peralatan dll )
• Bag Pakeging
• Pengadaan ( Istri & saya sendiri )
• Sopir ( Istri & saya sendiri )

4. Armada Transportasi
• Bisa milik sendiri
• Bisa sewa

5. Modal yang dimiliki

6. Sumber Modal lainya

7. Dll


Setelah memilih jenis usaha catering yang akan di kerjakan saya membuat jadwal kerja agar tahu mana yang akan dijadikan preoritas kerja dalam menjalankan usaha ini, takutnya nantinya banyak buang waktu karena yang dikerjakan tidak beraturan dan sulit untuk mengevaluasi.

Setiap akhir bulan saya dan istri selalu mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan, tetapi kami berdua paling suka mengevaluasi kegagalan atau komplain dari konsumen walaupun kadang kita dengan perasaan yang gak karuan...
(marah,malu,jengkel,kecewa,senang,tertawa…) sudah menjadi bumbu dalam pembicaran tetapi semuanya harus dihadapi dengan lapang dada untuk kemajuan usaha katering. Sebab menurut kami bila ada komplain berarti ada respon yang berarti mereka adalah calon pelanggan sebab mereka masih peduli dengan memberikan komplain oleh karena itu motto kami adalah “KEPUASAN ANDA ADALAH TUJUAN UTAMA KAMI” terutama dalam produksi.
Usaha catering saya ada 2 bagian bidang pekerjaan kami membagi pekerjaan Istri saya yang menangani marketing,dekor catering,pelayanan,rias,foto & video semua yang berkaitan di acara sampai peralatan penyajian sedangkan saya di produksi sampai ke pembelian …keluar masuk pasar sampai bersihkan kompor.
Dari pengalaman selama ini yang paling penting adalah untuk melakukan langkah awal dalam memulai usaha catering selalu harus ada rencana kerja, kami berdua dengan bagian/divisi masing-masing selalu membuat rencana & laporan harian, mingguan, bulanan sehingga setiap hari apa yang mau / sudah dikerjakan ada pegangannya …walaupun sederhana tapi saya mencoba bekerja dengan diawasi / dikontrol oleh system.


“ANAK PANAH AKAN TAJAM BILA LEPAS DARI BUSURNYA”

Senin, 09 Maret 2009

KENAPA USAHA KATERING MENJANJIKAN

Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa pada situasi sekarang semua orang berusaha untuk meningkatkan ekonomi dan mencari pendapatan baru dengan melakukan usaha sendiri (wirausaha), entah mereka yang akan / sudah pensiun, usaha sampingan sebagai tambahan penghasilan, korban PHK atau para pemula yang baru lulus sekolah dan belum dapat pekerjaan, Ibu rumah tangga yang ingin membantu ekonomi keluarg bahkan yang hanya menyalurkan hobby saja tapi akhirnya berharap menjadikan sebuah bisnis.
Usaha makanan terutama untuk katering mulai banyak dipilih karena dianggap mempunyai untung yang besar dan pasarnya sangat luas ( banyak muncul katering dadakan…) memang benar paling tidak dengan usaha ini bisa ikut makan dan untuk membantu biaya rumah tangga sehingga tidak perlu memakai pendapatan tetap (gaji sebagai karyawan)…kata sebagian orang…iya juga sih asal usahanya jalan, padahal kalau kita menjalankan usaha ini dengan benar tidak hanya bisa ikut makan dan biaya sehari-hari bahkan ada yang bisa beli mobil,rumah…dll...

Tetapi lebih banyak yang tidak berhasil dalam mewujudkan cita cita / mimpi karena dalam memilih jenis usaha dan membuat konsepnya tidak tepat, kadang orang hanya ikut-ikutan saja dalam memilih usaha seperti yang sudah banyak terjadi contohnya : Pada suatu dekade sedang rame orang menjalankan usaha ikan Lohan, Jangkrik, Udang Lobster air tawar yang penghasilannya sangat menjanjikan dan biasanya yang menjalankan usaha tersebut para malah pakar dalam ilmunya. Sehingga masyarakat yang sedang mencari peluang akan tertarik dengan usaha yang ditawarkan pada saat itu tetapi tidak sampai kurun beberapa lama semuanya akan hilang lagi.
Ini semua mencerminkan bahwa pelaku usaha yang seperti ini tidak jeli dalam melihat peluang bisnis, sebenarnya tidaklah susah jika kita mau jeli terhadap lingkungan sekitar kita yang kadang tidak disadari, coba kita amati usaha apa saja yang ada di sekitar kita. Apakah ada yang jualan makanan entah dalam sekala kecil Warung kopi, kaki lima, gerobak dorong , Warung makan permanen, Restoran, Bakery pasti ada salah satu dari semua itu bahkan mungkin semuanya ada, indikator yang paling nyata di semua stasiun TV ada di Indonesia pasti ada acara mengenai usaha Jasa Boga yang hebat lagi satu stasiun TV memiliki beberapa acara kuliner bahkan didalam sebuah acara kadang disisipkan kuliner ….wuiih lihat betapa dahsyatnya peluang usaha Jasa Boga di muka bumi ini.
Semua indikator diatas tadi menunjukan bahwa dimana masih ada manusia hidup pasti usaha Jasa Boga tetap hidup, nah ….kalau sudah begini tidak salah kita memilih jenis usaha ini tetapi untuk semua itu perlu pengetahuan mengenai usaha Jasa Boga. Mari coba kita pilih usaha Jasa Boga mana yang paling mungkin kita pilih untuk sebagai sebuah usaha karena banyak macam jenisnya dalam usaha ini.
Saya memilih usaha katering karena sudah mencoba segala macam bentuk jenis usaha kuliner yang silih berganti mulai dari jual pecel di atas trotoar,ayam bakar,pisang goreng,es kelapa muda sampai bikin kafe, menjalankan restoran milik orang lain, dari pengalaman saya selama 10 tahun menjalankan usaha katering membuktikan tidak harus memiliki latar belakang sekolah kuliner, karena walaupun seorang pakar dalam bidang kuliner ( Chef ) belum menjamin mampu / bisa membuat usaha katering…mau bukti coba survey dari semua usaha Jasa Boga di kota anda ada berapa orang Chef yang mempunyai bisnis kuliner terutama khususnya jasa catering pesta….kenapa ya..? yang punya usaha ini malah kebanyakan tidak mempunyai latar belakang sekolah kuliner….pada kemana mereka lulusan sekolah kuliner…?
Padahal kalau kita mau lihat hitungan diatas kertas usaha ini sangat menjajinkan Coba kita lihat catering untuk pesta perkawinan pada bulan tertentu sampe kewalahan menerima order selain setiap bulan selalu ada, mereka yang mengadakan pesta perkawinan semua membutuhkan jasa catering ,tetapi banyak yang tidak terlayani. Kenapa? mungkin karena kapasitas produksinya sudah penuh atau harga yang tidak terjangkau.
Kalau kita mau lihat permintaan yang tinggi indikatornya banyak sekali, contohnya : banyak Wedding organize, jasa rias, jasa foto video, majalah yg isinya Wedding, jasa MC, sewa mobil pengantin, sewa gedung untuk pesta, dll. banyak muncul bak kacang goreng, semua adalah sarana untuk mengadakan pesta perkawinan.
Tidak setiap sebuah pesta perkawinan acara yang paling ditunggu adalah sajian makanannya betul tidak….???? Jarang orang datang ke sebuah pesta perkawinan menanyakan, Pengantinnya sewa mobil dimana,.Beli baju dimana,.. Siapa periasnya, …dari acara pesta yang butuh waktu hanya sekitar 2-3 jam pelaksanannya 80 % dari waktu itu untuk menikmati hidangan.
Pemilik acara sengaja mengundang untuk makan bersama padahal biaya untuk pemesanan catering masyarakat kita punya budaya untuk mengadakan pesta acara perkawinan adalah wajib karena dianggap upacara yg sakral dan dilakukan sekali dalam hidup, kita bisa berhitung berapa usia yang siap menikah di kota kita dan ada berapa perusahaan jasa catering pesta yang ada, segmen pasarnya dibagi 3 yaitu pasar atas, menengah dan bawah….. bisa kebayangkan peluang usaha yang menjanjikan ini, masih banyak peluang lain dari jenis usaha jasa katering seperti : acara seminar, Untuk balai pelatihan Instansi pemerintah, karyawan kantor ( Bank ), Karyawan industri ( pabrik), dll.
Peluang di segmen bawah sudah mulai popular sekarang di beberapa kota seperti pengusaha kecil penyedia nasi bungkus untuk segmen paling bawah yang dengan harga sebungkus Rp 1 000 – Rp 3 000 sering disebut sego kucing (Jawa), nasi janggo ( Bali ) di beberapa counter disudut pusat perbelanjaan di Surabaya ( mall )sudah ada yang menjual nasi kucing untuk mereka yang segmen menengah ke atas yang kepingin mencicipi nasi kucing tapi gak perlu beli dipinggir jalan bareng tukang becak…aneh ya manusia, tapi ini kenyataan yang ada.
Benarkan usaha catering menjanjikan.
Ayo dimulai kapan untuk usaha catering………….nunggu kapan lagi.
Selamat membuat usaha dan Sukses.